PANGKALPINANG

UMKM DIMINTA LENGKAPI SPP-IRT

PangkalpinanG-MSM
Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) diminta lengkapi usahanya dengan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) agar dapat diakui standar produksinya dan dapat memperluas distribusi produk serta mendapatkan modal usaha dari pemerintah.

Saya sangat menyayangkan karena masih banyak para UMKM tidak maumengurus SPP-IRT,padahal ini sangat penting sekali,” kata Mukhlis salah seorang pelaku UMKM di kota Pangkalpinang,Selasa ( 9/7)

“Ini sekedar masukan saja buat teman-teman UMKM yang belum pernah dapat bantuan modal, di provinsi itu setiap tahun didata untuk bantuan UMKM pemula, yang persyaratannya tidak sulit, itu PIRT jadi salah satu syaratnya. Cuma terkadang pelaku UMKM ini ngurus PIRT itu malas,” katanya.

Ia mengakui sudah beberapa kali saya ajak teman-teman UMKM, untuk mengurus PIRT sebab sebagai pelaku usaha harus membuat perizinan paling tidak kalau sudah ada izin kan artinya tercatat, diakui pemerintah, Kalau ada bantuan-bantuan pun mereka akan didahulukan karena berizin.

Sementara pelaku UMKM lain, Megawati mengaku sudah memiliki SPP-IRT sejak tahun 2023. Dan dia merasakan manfaat dari hal tersebut.

“Saya udah urus tahun kemarin, Alhamdulillah sejak punya SPP-IRT saya ada dapat bantuan dari pemerintah, sudah diajak kalau ada expo atau pameran di luar daerah,” ungkap Megawati.

SPP-IRT adalah jaminan tertulis yang diberikan Bupati/Wali Kota terhadap hasil produksi IRT yang memenuhi syarat dan standar keamanan tertentu dalam rangka produksi dan peredaran produk pangan.

Izin itu menjadi penjamin dan barang bukti bahwa produk pelaku UMKM layak dan aman dikonsumsi. Dengan SPP-IRT, pelaku UMKM bisa dengan tenang memproduksi produk dan menjualnya secara luas.

Masa berlaku SPP-IRT paling lama 5 tahun terhitung sejak diterbitkan dan dapat diperpanjang melalui permohonan SPP-IRT. Permohonan perpanjangan SPP-IRT dapat dilakukan paling lambat enam bulan sebelum berakhir masa berlakunya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *