SUARA SEPINTU SEDULANGSUNGAILIAT TERKINI

SEJUMLAH KADES BERKELUH SAAT SOSIALISASI CSR PT. THEP

MSM, Bangka – Kegiatan sosialisasi CSR milik perkebunan PT. THEP (Tata Hamparan Eka Persada) kepada 26 kepala desa yang ada hbt bawah wilayah kerjanya yakni Kabupaten Bangka Barat dan Kabupaten Bangka yang berlangsung di ruang meeting Pesona Bay Sungailiat Rabu pagi (31/3/2021).

Setelah penyampaian konsep dan program CSR dari PT, THEP (Tata Hamparan Eka Persada) oleh direktur PT, THEP Kim Joon Siok sosialisasi CSR tersebut dilanjut dengan tanya jawab.

Kades Bukit Layang Andry dengan mengeluarkan keluh kesah atau pun unek uneknya di hadapan petinggi PT. THEP dan kepada beberapa awak media berharap agar pemerintah pusat, pemerintah propinsi dan kabupaten tentunya dapat bersikap tegas kepada perusahaan perkebunan kelapa sawit ini

Karena dinilai tidak memberikan kontribusi kepada masyarakat setempat. PT. THEP telah mengembangkan perkebunan sawit di wilayah pemerintahan Desa Bukit Layang dengan luas ribuan hektar.

Namun sampai saat ini belum sekalipun memberikan kontribusi terhadap masyarakat dilingkungan perkebunannya apalagi pada pemerintah desa.

Bahkan infrastuktur jalan desa pun makin rusak akibat muatan kendaraan kelapa sawit yang melebihi muatan dan salinan ijin lokasi, HGU, serta ijin prinsip tidak ada arsipnya di kantor desa ucap Andry.

Dengan demikian PT. THEP tidak transparan dengan pemerintah desa maupun masyarakat seperti halnya tidak pernah melibatkan pemerintah desa dalam hal penyerapan tenaga kerja dan sebagainya

Kegiatan ini pun baru pertama kali kita diundang guna membahas penyaluran dana CSR, akan tetapi dalam undang undang nomor 6 tahun 2014 desa sudah diakui legalitasnya dan CSR dari perusahaan dapat disalurkan kepada masyarakat baik berupa uang tunai maupun berbentuk barang jelas Andry.

Hal serupa disampaikan kades Air duren kecamatan Pemali Saiful Ahyar bahwa PT. THEP hanya memberikan janji janji palsu yang tidak pernah pasti.

Dikatakan Ahyar desa ini memiliki harga diri seperti halnya pengajuan proposal PHBN desa di bantu 250 ribu dan itu kami kembalikan

Desa kami memiliki harga diri jangan seenaknya saja apalagi kantor PT. THEP itu terletak di Desa Air duren wilayah pemerintahan desa kami ujar Syaiful ahyar

sementara itu manajer PT. THEP tidak mau berkomentar ketika sejumlah awak media hendak korfirmasi terkait sikap sejumlah kepala desa yang ada di sekitar wilayah kerjanya. (Red 02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *