TNI/POLRI

SAMBUT HARI BHAYANGKARA, POLRESTA PATI: KERUKUNAN ANTAR UMAT BERAGAMA

Sambut Hari Bhayangkara, Polresta Pati : Kerukunan Antar Umat Beragama

PATI -MSM
Polresta Pati melakukan revitalisasi Klenteng Hom Tio Bio yang menjadi salah satu simbol prulalisme di Kota Pati.” maka dalam kegiatan revitalisasi tersebut dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2023 mendatang.

“Lanjut, Kapolresta Pati Kombes Pol Andhika Bayu Adhittama melalui Kabag SDM Polresta Pati, Kompol R. Sulistyaningrum mengatakan bahwa revitalisasi ini untuk dilakukan terhadap Klenteng Jok Tio Bio sebagai salah satu simbol pluralisme dan kerukunan antar umat beragama yang ada di Kota Pati.

“Seperti klenteng Hok Tio Bio ini merupakan salah satu simbol pluralisme dan kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Pati.

Terlebih Klenteng Hok Tio Bio aktif bekerjasama dengan TNI-Polri dalam menangani musibah banjir,” kata Kompol R. Sulistyaningrum saat diwawancarai awak media, Selasa (20/6/23).

“Disisi lain, Revitalisasi situs agama dan budaya ini merupakan harapan Polri bahwa moderasi beragama diperlukan sebagai solusi.

Hal ini menjadi kunci penting untuk menciptakan kehidupan yang rukun, harmoni, damai, serta keseimbangan, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, bermasyarakat, bernegara maupun dalam beragama.

Selain itu, revitalisasi situs budaya dan agama agar tidak mengalami degradasi atau penurunan kualitas, potensi, fisik, maupun nilai keindahan yang disebabkan oleh berbagai penyebab kerusakan.

Klenteng Hok Tio Bio ini merupakan pusat kegiatan sosial diantaranya dapur umum untuk korban banjir bandang, donor darah Tahun Baru Imlek, Berbagi Seribu nasi seminggu, warung gratis bulan Ramadhan dan Pasar Rakyat Cap Gomeh.

“Kehadiran dan peran Klenteng Hpk Tio Bio sangat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat Pati, semoga ke depan dengan kegiatan revitalisasi ini.

Mampu terjalin hubungan harmonis antar pemeluk agama, membangun ekosistem wisata, membantu serta mendukung kegiatan sosial dalam membantu masyarakat yang kurang mampu di Kabupaten Pati.” tandasnya.(@Gus Kliwir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *