SUNGAILIAT TERKINI

RAPAT DENGAR PENDAPAT BAP DPD RI TERHADAP PENGADUAN MASYARAKAT 8 DESA DI KABUPATEN BANGKA

MSM,Bangka,- Terkait tuntutan atas kemitraan membangun kebun plasma dan kesejahteraan masyarakat serta tumpang tindih kepemilikan lahan PT. Gunung Maras Lestari.(PT GML) dengan kawasan hutan di kabupaten Bangka provinsi Bangka Belitung
diruang rapat OR Setara Setda Bangka,Kamia (17/6)

Rapat dengar pendapat yang di pimpin dr. Asyera Respati A. Wundalero dengan Agenda rapat dengar pendapat pengaduan masyarakat dari 8 Desa terkait tuntutan atas kemitraan membangun kebun plasma dan kesejahteraan masyarakat serta tumpang tindih kepemilikan lahan PT Gunung Maras Lestari dengan kawasan hutan di Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Selain anggota BAP DPD RI; hadir juga Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka;Andi Hudirman, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung; Kepala Seksi Tata Hutan Dan Penggunaan Kawasan Hutan Dinas LHK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung; Kepala ATR/BPN Kabupaten Bangka, Direktur Utama PT GML, Kepala UPT PT Timah Perwakilan 3 Camat, 8 Kepala Desa Dan Badan Permusyawaratan Desa Di Kabupaten Bangka.

Dalam rapat tersebut ada delapan point kesepakatan yakni ;

  1. PT GML bersepakat untuk membangun kemitraan dengan masyarakat melalui program perkebunan masyarakat (kebun plasma), tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan serta penyerapan tenaga kerja lokal;
  2. Pemerintah Kabupaten Bangka akan mengagendakan kembali pertemuan bersama dengan PT.GML dan perwakilan masyarakat terdampak selambat-lambatnya dalam 30 hari setelah rapat hari ini dilaksanakan dan akan mempertajam kembali kesepakatan dalam rapat koordinasi pada tanggal 8 Juni 2002 itu yang lalu, khususnya terkait hal-hal berikut ungkapnya

Rencana pelaksanaan program kebun plasma khususnya permasalahan penyediaan lahan dan jumlah desa yang terdampak;
b. Jumlah tenaga kerja skill /dan non skill di 8 desa terdampak yang akan direkrut oleh PT.GML
c. Rencana alokasi anggaran dan bentuk program CSR

  1. Pemerintah Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyepakati untuk segera menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait indikasi tumpang tindih lahan PT GML dengan kawasan hutan dan PT Timah dalam kurun waktu 30 hari setelah rapat hari ini tuturnya
  2. Perwakilan masyarakat dari 8 (delapan) desa akan membuat surat pernyataan terkait komitmen dalam menyediakan tenaga kerja lokal dan akan ditindaklanjuti oleh PT GML dalam bentuk penerimaan tenaga kerja lokal
  3. PT.GML berkomitmen untuk memenuhi tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan yaitu sebesar 1% sampai dengan 2% dari keuntungan bersih perusahaan sesuai Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Nomor 7 tahun 2012 pungkasnya (Imron)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *