SUNGAILIAT TERKINI

MARI KITA SUKSESKAN PILKADES SERENTAK BULAN OKTOBER 2021.


MSM, Bangka.
Bupati Bangka Mulkan SH MH mengajak semua pihak untuk menyukseskan pilkades serentak yang akan dilaksanakan pada tanggal 13 Oktober 2021 yang akan datang. demikian ditegaskannya ketika diwawancarai MSM seusia Rakor ( rapat koordinasi) Pilkades serentak di rumah dinas Bupati Bangka,Senin (24/5).

Menurut Bupati Bangka Mulkan SH MH adapun pilkades serentak akan diikuti oleh 44 desa yang ada di delapan kecamatan.

Ia menyampaikan rasa kasih kepada kepala desa dan BPD yang selama ini telah memberi pengabdian, berdedikasi dan bersinergi kepada masyarakat.

Bupati Bangka Mulkan SH MH menerangkan dalam rapat koordinasi terhadap pelaksanaan Pilkades yang akan dilaksanakan tanggal 13 Oktober 202, dasar hukumnya adalah Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 112 Tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Desa dan juga Peraturan Menteri Dalam Negeri Indonesia No. 65 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 112 Tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Desa yang selanjutnya Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia No. 72 Tahun 2020 tentang perubahan kedua atas peraturan Menteri Dalam Negeri No. 112 Tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Desa,”
Itulah yang merupakan dasar hukum pelaksanaan Pilkades itu,
dan ditambah dengan Peraturan terbaru Menteri Dalam Negeri No. 72 Tahun 2020 sebagai pengganti Peraturan No. 112 Tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Desa,” ujarnya.

Dijelaskan juga oleh Mulkan dasar hukum Pilkades ada perdanya yakni Peraturan Daerah Bangka No. 11 Tahun 2015 tentang Pedoman Pencalonan Pemilihan, Pengangkatan dan Pelatikan Kepala Desa dan selanjutnya Peraturan Bupati Bangka Nomor 40 Tahun 2012 tentang Petunjuk Teknis Pemilihan Kepala Desa yang selanjutnya Peraturan Bupati Bangka No. 1d Tahun 2017 tetang perubahan Peraturan yang selanjutnya Peraturan Bupati Bangka no. 16 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua Peraturan Bupati Bangka No. 40 Tahun 2012 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa.

Mulkan menjelaskan dengan gamblang tentang tahapan pemilihan Kepala Desa akan kita laksanakan secara serentak pada hari Rabu tanggal 13 Oktober 2021 akan diikuti oleh 44 desa dari 8 kecamatan sesuai dengan Keputusan Bupati Bangka No. 188.45/252/Dinpemdes/2021 tanggal 4 Februari 2021 tentang penetapan hari dan tanggal pemungutan suara dalam penyelenggaraan pemilihan kepala desa secara serentak tahun 2021 yang selanjutnya tahapan Pilkades, tahapan persiapan yaitu tanggal 6 Juni sampai 6 Agustus 2021. Tahap pencalonan tanggal 10 Juli sampai 10 Agustus 2021. Tahapan kampanye, masa tenang dan pemungutan suara 6 Oktober sampai 13 Oktober 2021. Pelantikan kepala desa 30 hari setelah diterbitkan keputusan pengesahan Kades.

Sementara BPD ini salah satu panitia pemilihan Kepala Desa dengan susunan-susunan panitia dari pemilihan kepala desa serentak tahun 2021, Sk Bupati Bangka No. 188.45/251/Dinpemdes/2021 Panitia Pelaksana, pembina Bupati Bangka, Pengarah Wakil Bupati Bangka, Penasehat Ketua DPRD Kabupaten Bangka, Ketua merangkap anggota Sekretaris Daerah, Sekretaris, Sekretaris Dinpemdes dan selanjutnya. Selanjutnya tugas panitia pelaksana.
Susunan panitia Pemilihan Kepala Desa serentak tahun 2021, Koordinator keamanan. Ketua Kapolres Bangka, Wakil Ketua Dandim 043 Bangka, Anggota Kabag Polres Bangka dan seterusnya. Dan juga susunan panitia Pemilihan Kepala Desa Serentak Tahun 2021. Koordinator Transportasi. Ketua Kepala Kejaksaan Negeri Bangka, Wakil Ketua Inspektorat Kabupaten Bangka, Sekretaris Kabag Hukum Kabupaten Bangka, Anggota Kasi Perda dan Tata Usaha dan seterusnya. Sub panitia Kecamatan. Anggota Camat, Danramil, Polsek, Sekretaris Camat, Kesatuan Tugas Penanganan Covid kecamatan, Kasi Tantib Kecamatan, Staf Kecamatan, Babinsa Desa dan Bhabinkamtibmas Desa. Nanti silahkan koordinasi dengan BPD sebagai Ketua Pelaksana Pilkades yang ada di desa masing-masing,” demikian perincian susunan panitianya berdasarkan sk.Bupati Bangka tersebut,” papar Mulkan.

Ia menjelaskan pembentukan panitia pemilihan oleh BPD ditegakkan selama 10 hari sejak ada pemberitahuan akhir masa jabatan yaitu dengan Peraturan Bupati No. 40 Tahun 2016 Pasal 6, jadi 10 hari sebelum lengser harus ditetapkan kepanitiaannya, juga panitia terdiri dari unsur perangkat desa, lembaga kemasyarakatan dan tokoh masyarakat dengan peraturan Bupati No. 40 Tahun 2016 Pasal 7. Dan juga masa kerja pemilihan dalam waktu 6 bulan sampai pelantikan kepala desa.

Syarat pencalonan bagi PNS, biasanya kalau Pjs-pjs itu yang sudah hampir pensiun, sudah MPP silahkan, tapi kalau masih produktif jangan karena ibu bapak adalah jabatan karir dan nanti pada tahun 2024 ini sebanyak 8 eselon II Kepala Dinas yang pensiun, jadi siapa yang akan mengganti yang pensiun-pensiun itu kalau bapak ibu sudah menjabat kepala desa. Bagi PNS, TNI, Polri, BPD. Perangkat desa Peraturan Bupati Bangka No. 16 Tahun 2021 Pasal 24, Pegawai Negeri Sipil dan Anggota TNI Polri yang ditetapkan sebagai bakal calon harus memiliki izin tertulis dari pimpinan instansi induknya, jadi PNS itu harus dari Bupati. PNS di Lingkungan Pemerintah Daerah melampirkan izin tertulis dari Bupati atas usulan dari pimpinan instansi. PNS dari instansi vertikal melampirkan izin dari instansi vertikal di daerahnya atau ketentuan yang mengaturnya instansi vertikal atau sektoralnya. Juga TNI Polri harus izin tertulis dari pimpinan TNI dan Polri,” beber Bupati Bangka Mulkan SH MH.

Diterangkan Bupati Bangka Mulkan bagi pelamar dari BPD melampirkan surat pengunduran diri dari keanggotaan BPD apabila sudah ditetapkan sebagai calon Kepala Desa, sedangkan Kepala Desa yang akan mencalonkan kembali juga harus melampirkan surat pemberitahuan pendaftaran diri dalam pemilihan kepala desa kepada Bupati melalui Camat.

Begitu juga dengan perangkat desa yang ingin mencalonkan diri harus melampirkan izin cuti dari Kepala Desa,” pungkas Bupati Bangka Mulkan SH MH.(Imron)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *