SUNGAILIAT TERKINI

KAWASAN WISATA TUTUP SEMENTARA


MSM, Bangka
Juru bicara satgas covid-19 kabupaten Bangka Boy Yandra mengatakan sesuai dengan surat edaran Bupati Bangka sejak dari tanggal 13-16 Mei 2021 sejumlah kawasan wisata di tutup untuk sementara,demikian dikatakanya saat diwawancarai MSM di kedai kopi Afan Kuday Sungailiat,Bangka,(17/5)

“Namun demikian kalau tidak ada perubahan mulai tanggal 17 Mei 2021 segera beroperasi kembali tetapi apabila ada kebijakan baru akan kami beritahu kembali,” tandas Boy.

Boy menegaskan dengan ada pengetatan terhadap kawasan wisata kita berharap kasus covid-19 tidak banyak dan bisa menurunkan angka yang pasti.

Ia menjelaskan hasil pemantauan selama tiga hari pada pasca lebaran khusus di kecamatan Sungailiat sepi.

” Ini menandakan kepedulian masyarakat terhadap virus covid-19 sangat tinggi,” ujarnya

Karena kata Boy kalau terjadi pengerumunan dan berkumpulnya orang-orang maka penularan virus covid-19 sangat cepat.

Maka dengan tingkat kesadaran dan peduli dengan virus Boy Yandra mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang patuh dan faham atas instruksi pusat terhadap daerah yang dianggap zona merah diupayakan tidak ada open house.

Boy menerangkan di kabupaten Bangka ada wilayah yakni 6 kelurahan dan 4 desa yang ada peningkatan.

Hal ini setelah ditelaah dikarena prokes kesehatan yang diwajibkan untuk dipatuhi sudah mulai kendor,kedua keterbatasan karantina Disamping diduga ada dampak dari isolasi Mandiri,” beber Boy.

Adapun upaya yang dilakukan Pemkab Bangka adalah PPKM Mikro dengan tujuan ada penganan yang lebih cepat didesa atau kelurahan,” tukasnya

Ketika disinggung tentang pendanaan untuk penanganan PPKM Mikro Boy mengungkap untuk desa menggunakan dana ADD dan kelurahan juga menggunakan dana yang ada di kelurahan.

Alhamdulillah dua hari belakangan ini adanya penurunan untuk angka yang terkonfirmasi positif covid-19 di kabupaten Bangka,” katanya.

Kita berharap hal ini bisa melandai kebawah namun yang tak kalah pentingnya adalah patuhi protokol kesehatan dengan baik dan benar serta isolasi Mandiri diharapkan juga zero,” imbuh Boy.

Terkait adanya informasi provinsi Babel di peringkat pertama kasus covid-19 dengan tegas Boy Yandra mengatakan itu hoaks,(Red-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *