KESEHATAN

KASUS COVID-19 DI KABUPATEN BANGKA KEMBALI BERTAMBAH

Sungailiat,MSM
Pasien Covid-19 di Kabupaten Bangka mengalami penambahan sebanyak 4 orang semuanya warga desa Riding Panjang,” kata Boy Yandra di Sungailiat,Rabu (1/12)

Jadi kasus covid-19 di Riding Panjang untuk tiga hari sudah 10 orang,” ujar Boy.

Upaya yang dilakukan tim PE dari puskesmas Baturusa sudah melaksanakan rapid antigen, sedangkan Pemali masih ada satu kasus,Puding Besar (1) Riau Silip (1) dan Sungailiat (4),” terangnya.

Boy mengungkapkan Jadi jumlah keseluruhan kasus aktif adalah 17 orang,meninggal 363 orang dan sembuh 9449 orang dan positif 9829 orang.

Dikatakan jubir covid-19 kabupaten ini untuk karantina sudah disiapkan tempat tidur 136 unit,yang terisi kosong dan isolasi rumah sakit berjumlah 271 unit,yang terisi 8 tempat tidur,” jadi tingkat keterisian 29,5 persen sudah terisi bor untuk isolasi rumah sakit.

Boy menegaskan apabila ada warga masyarakat yang bepergian keluar daerah untuk selalu waspada prokes covid-19 agar dilakukan dengan baik.

Kalau anda demam segera berobat ke tempat pelayanan kesehatan,dan harus jujur memberitahukan kalau selama 14 hari ada keluar daerah,sehingga bisa memutuskan mata rantai penyebaran virus Covid-19,” tutur Boy.

Diuraikan oleh Boy kabupaten Bangka sudah melaksanakan vaksin sebanyak 159.225 orang dari 225.161 sasaran atau 62,04 persen.

Bagi masyarakat yang belum vaksin segeralah untuk divaksinasi di gerai-gerai yang sudah ditentukan oleh dinkes kabupaten Bangka,” Boy mengingatkan.

Upaya yang dilakukan pemerintah Kabupaten Bangka menjelang Natal (natal dan tahun baru)adalah untuk tempat keramaian ada ketentuan dari Kemendagri Nomor 62 tahun 2021 yang sudah dipastikan misalnya Warkop, Mall boleh buka tapi 50 persen,sedangkan pantai tetap kita tutup dari 24 Desember 2021 sampai dengan 1 Januari 2022,hal sudah instruksi dari Kemendagri,provinsi dan kabupaten Bangka,” papar Boy Yandra.

Boy berharap bagi masyarakat yang mau liburan ke pantai dipastikan tidak bisa,mudah-mudahan masyarakat faham karena bertujuan untuk menghentikan penularan covid-19 kemana-mana.

Semoga kabupaten Bangka kembali ke zona hijau dan aman menuju herd immunity dan patuh prokescovid-19,” pungkasnya (Red-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *