SUNGAILIAT TERKINI

KABUPATEN BANGKA SUDAH DINYATAKAN ZONA AMAN ATAU HIJAU

Sungailiat,MSM
Kabupaten Bangka untuk sementara sudah dinyatakan zona aman atau zona hijau, demikian dikatakan jubir satgas Covid-19 kabupaten Bangka Boy Yandra di Sungailiat, Kamis (16/12)

” Kita berharap hal itu untuk seterusnya, namun jangan lengah dan berpuas diri terlebih dulu,prokes covid-19 harus dilaksanakan dengan baik,” ujar Boy Yandra.

Boy menjelaskan dari 9.838 kasus covid-19, tapi hari ini kabupaten Bangka sudah menyentuh titik nol.

Diutarakan Boy dari delapan kecamatan dikabupaten Bangka yang terbanyak kasus covid-19 adalah sebagai berikut, Sungailiat dengan jumlah kasus positif 3.893 orang, meninggal 116 orang, Pemali kasus positif, 1.835 orang dan meninggal 34 orang, Belinyu 1.450 orang, meninggal dunia 118 orang, Merawang 927 orang,meninggal dunia 22 orang,Mendo Barat 729 orang, meninggal 24 orang, Riau silip 530 dan meninggal 33 orang, Puding Besar 313 dan meninggal 9 orang, Bakam 161 orang dan meninggal 8 orang.

Kalau diperincikan kelompok umur 1 tahun yang positif 42 orang,1-4 tahun 359 termasuk balita,5-14 tahun (1.035),15-19 tahun (1045), 20-44 tahun (4.284) 45-54 tahun (1.509)55-69 tahun (1286) kelompok diatas 70 tahun (278) bila di jumlah kelompok wanita lebih banyak yang positif 5.152 sedangkan laki-laki 4.681 orang,” paparnya.

Sedangkan untuk PCR,kata Boy Yandra, kabupaten Bangka sudah melaksanakan 16.877 kali,”
Jadi SOP tatalaksana tiga T dikabupaten Bangka dilakukan dengan baik.

Hal ini kita terapkan dikabupaten Bangka tanpa kecuali dan sampai dengan saat iji masih menyiapkan isoter 136 tempat tidur di Mess Anggrek dan Melati dan beberapa kecamatan juga siapkan namun sekarang sudah tidak lagi,” terang jubir covid-19 kabupaten Bangka Boy Yandra.

Sementara di rumah sakit kita menyiapkan 271 tempat tidur, semoga diakhir t dan diawal tahun tidak ada kasus sehingga aktivitas dapat berjalan seperti biasa dan Indonesia Bangkit kembali ke ekonomi terbaik,” ucapnya.

Untuk vaksinasi kita optimis diakhir tahun bisa mencapai 70 persen untuk vaksin tahap satu,” jelas Boy Yandra.

Pemerintah Kabupaten Bangka tetap taat dan patuh melaksanakan prokes covid-19 dengan terus melakukan razia yustisi prokes covid-19 ditempat keramaian, penyekatan di daerah-daerah perbatasan,” tegasnya

Salah satu upaya yang dilakukan tersebut sangatlah bagus sekali untuk penekanan terhadap penularan wabah covid-19 terutama omicron, walaupun belum ada tapi tingkat kewaspadaan kita harus tinggi sekali,” pungkasnya. (Red-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *