SUARA SEPINTU SEDULANGSUNGAILIAT TERKINI

DPRD PEMKAB BANGKA GELAR DENGAR PENDAPAT DENGAN MASYARAKAT SRIPEMANDANG TERKAIT PENUTUPAN AKSES JALAN MASYARAKAT

Bangka, MSM – Komisi I DPRD Kabupaten Bangka menggelar rapat dengar pendapat atas permasalahan penutupan akses jalan umum di jalan Family RT 09 lingkungan Sri Pemandang Kecamatan Sungailiat ,di Gedung DPRD Kabupaten Bangka senin (21/1)

Warga masyarakat mengatakan mereka datang ke kantor DPRD Kabupaten Bangka untuk meminta solusi atas penutupan akses jalan umum oleh pihak Perhimpunan Pengurus Kematian dan Perkuburan Songliang permasa Lahan ini sudah ada sejak tahun 1975 dan kami memohon pembongkaran pagar panel beton yang menutup akses jalan umum masyarakat dan tidak ada lagi penguburan dilahan yang ada terletak di jalan Family RT 09 lingkungan Sripemandang dan sekitarnya”, jelas dari salah Satu warga Bowo Kriswanto.

Bersama warga masyarakat Sri Pemandang dan sekitarnya mereka menyatakan sikap tegas diantaranya.Pertama setuju dan mendukung surat Bupati Bangka Nomor 180/469.1/III/2020 tanggal 3 Desember 2020.kedua meminta kepada Pemerintah Kabupaten Bangka kepada pihak Perhimpunan Pengurus Kematian Penguburan Songliang untuk membongkar atau menugaskan Satpol PP membongkar paksa Pagar panel beton yang menutup akses jalan tersebut, ketiga meminta pihak Pemkab Bangka menyiapkan lahan pekuburan baru dan pihak pengurus perhimpunan perkuburan Songliang tidak lagi melakukan pemakaman baru dilahan tersebut.

Meminta semua pihak untuk mentaati surat Sekda Bangka Nomor.600/2265/DPUPR/RT/ 2020 tanggal 28 April 2020 Prihal Adven planing dan meminta pimpinan dan anggota DPRD Pemkab Bangka beserta pihak terkait agar membantu menuntaskan terkait hal ini .

Ketua Komisi I DPRD Bangka Herman Susilo menyampaikan untuk langkah awal kita akan datang kelokasi untuk melihat apa yang terjadi sebenarnya Kemudian pihaknya akan mengundang Perhimpunan Pengurus Kematian dan perkuburan Songliang untuk menanyakan apa alasan pemagaran itu, setelah itu akan ditempuh langkah Mediasi agar mendapat langkah langkah yang baik “, ujarnya

Untuk pertimbangan selanjutnya dengan melihat beberapa surat – surat yang ada dengan begitu nantinya dapat mengambil keputusan dengan adil tanpa membela pihak manapun maka dibutuhkan pertimbangan yang lebih bagus langkah yang diambil oleh Komisi I adalah dengan mediasi dengan melibatkan seluruh elemen yang terkait”, terangnya.

Ia mengharapkan agar semua dapat menyelesaikan dengan kepala dingin dan mengikuti aturan yang berlaku, ditegaskan jika Komisi I DPRD Kabupaten Bangka akan terus mengawal masalah ini sampai selesai jika masalah ini sudah dilimpahkan ke Dewan karna kalau tidak di tanggapi maka akan menimbulkan citra buruk bagi DPRD dimata masyarakat, kami akan menyelesaikan masalah ini dengan sekuat dan semaksimal mungkin jika nanti tidak ada titik temu maka kita akan melakukan konsultasi ke tingkat atas lagi “, tutupnya ( WAWAN).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *