SUNGAILIAT TERKINI

DPRD KABUPATEN BANGKA GELAR RAPAT PARIPURNA PENYAMPAIAN DUA RAPERDA.

Sungailiat,MSM.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten menggelar rapat paripurna menyampaikan 2 (Dua) Raperda yang dihadiri Wakil Bupati Bangka Syahbudin SIP,Senin digedung Mahligai DPRD Kabupaten Bangka,(15/11)

Pelaksanaan rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bangka Iskandar,SIP didampingi Wakil Ketua DPRD kabupaten Bangka Mendra Kurniawan dan Rendra Basri.

Ketua DPRD Kabupaten Bangka, Iskandar S.IP memimpin rapat tersebut mengatakan Agenda Paripurna Hari Ini Adalah Penyampaian 2 (Dua)
Raperda Yang Berasal Dari Bupati Bangka. Penyampaian 2 Raperda Ini Bertujuan Untuk
Menyempurnakan Pengaturan Pengelolaan Keuangan Daerah Dan Melaksanakan Otonomi
Daerah Dengan Cara Melakukan Penyertaan Modal Pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)
Adapun 2 (dua) Raperda tersebut adalah 1.Raperda Tentang Pengelolaan Keuangan
Daerah, Dan 2.
Raperda Tentang Penambahan Penyertaan Modal Pemerintah
Kabupaten Bangka Kepada Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan Dan Bangka
Belitung.

Sebelum penyampaian pidato Wakil Bupati Bangka Syahbudin SIP terlebih mendengar pandangan fraksi di DPRD Bangka terhadap dua repeda yang diajukan Bupati Bangka dan semua fraksi menyetujui dua raperda yang disampaikan itu hendaknya segera dijadikan Perda.

Sementara itu Wakil Bupati Bangka Syahbudin,S.IP mengatakan Bahwa dalam rangka meningkatkan
pertumbuhan perekonomian, salah satu upaya pemerintah yang bisa diambil adalah dengan
melakukan Penambahan Penyertaan modal daerah pada PT.Bank Pembangunan Daerah
Sumatera Selatan dan Bangka Belitung.

Secara umum ada beberapa pertimbangan yang dapat dijadikan dasar pelaksanaan
penambahan penyertaan modal pada PT.Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan
Bangka Belitung yang ditinjau dari Rasio Keuangan yaitu dari Return On Assets (ROA), Return
On Equity (ROE), Nett Interest Margin (NIM) rasio tahun keuangan 2020 yang menunjukkan
rasio Positif, dengan pencapaian yang lebih baik dari tahun sebelumnya,” kata Syahbudin.

Selanjutnya Raperda tentang Pengelolaan Keuangan Daerah ini dilakukan untuk
menyempurnakan pengaturan pengelolaan keuangan Daerah yang sebelumnya telah diatur
dalam Peraturan Daerah Kabupaten Bangka Nomor 10 tahu 2008 tentang pengelolaan
keuangan Daerah penyempurnaan pengaturan dalam peraturan Daerah ini dilakukan untuk
menjaga 3 (tiga) pilar tata pengelolaan keuangan daerah yang baik yaitu Transparansi, akutabilitas dan partisipasi,”paparnya.

Yang jelas kata Syahbudin penyertaan modal ke Bank Sumsel Babel tersebut adalah salah satu upaya untuk meningkatkan pendapatan daerah.

Sementara itu Ramli kepala Bank Sumsel- Babel cabang Sungailiat saat di wawancarai awak media mengatakan terimakasih atas dukungan dari pemkab Bangka Penambahan modal setor tahun 2022.

Terus terang saja saham yang dimiliki pemkab Bangka di Bank Sumsel Babel ini total 34 milyar,
Sedangkan deviden yang diterima sampai tahun 2020 tersebut sebesar 53 milyar,” kata Ramli.

Jadi kata kacab.Bank Sumsel-Babel cabang Sungailiat dengan posisi demikian kata Ramli untuk modal sudah tertutup dari 34 milyar dan kembali 53 milyar,itu sudah nilai plus.

Sementara tahun kemarin kemarin kami memberikan dividen kepada pemkab Bangka sebesar 5,2 milyar ditambah dengan bunga deposito dan jasa giro 8,2 milyar jadi total semua untuk pendapatan Asli daerah (PAD) kabupaten Bangka dari bank Sumsel Babel tahun kemaren sebesar 13,3 milyar,” tambahnya.

Jadi sangat rugi dan di sayangkan kalau tidak menanamkan modalnya di bank Sumsel Babel karena semua Kabupaten/ kota diprovinsi di Sumsel dan Babel berlomba-lomba menanamkan modalnya ke Bank Sumsel Babel,” terang Ramli.

” Kami berharap pemerintah daerah Kabupaten Bangka mendukung dan program UMKM kami di Kabupaten Bangka kita support,” ujar Ramli.

Alhamdulillah kinerja bank Sumsel Babel 2020 ini kinerja bank Sumsel- Babel cabang Sungailiat jauh meningkat,” pungkas Ramli.(Red-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *