SUARA SEPINTU SEDULANGSUNGAILIAT TERKINI

DPC HNSI BANGKA MEMINTA NELAYAN TIDAK TERPROVOKASI

MSM, Bangka – DPC HNSI Kabupaten Bangka melakukan Konfrensi Pers berkenaan rencana aksi kelompok masyarakat yang menamakan diri Gerakan Nelayan Tradisional se Pulau Bangka, yang akan dilaksanakan selama dua hari Senin dan Selasa (5-6) April 2021, bertempat di Kantor PT.Timah TBK Minggu (04/04).

DPD maupun DPC tidak pada posisi mendukung aksi tersebut dan meminta Nelayan untuk tidak terprovokasi,

Dalam kegiatan Konfrensi Pers tersebut, dihadiri oleh Ketua, Sekretaris dan Bendahara serta para ketua bidang dan perwakilan HNSI Kecamatan Sungailiat yang dilaksanakan di Caffe Diamond Kuday, Sungailiat ujarnya

Sekretaris HNSI Kabupaten Bangka, Saidil Maulana ST, mengatakan, Dengan adanya rencana aksi tersebut, maka pada hari ini DPC HNSI Kabupaten Bangka atas arahan dari Ketua DPD HNSI Bangka Belitung Panglima Johan Murod setelah berkoordinasi bersama dengan pengurus DPC HNSI Kabupaten Bangka

Latar belakang dari konfrensi pers kami hari ini, adanya informasi rencana aksi sekelompok nelayan yang menamakan diri Gerakan Nelayan Tradisional se Pulau Bangka dilangsungkan pada hari Senin dan Selasa (5-6) di depan Kantor PT. Timah TBK, Pangkalpinang dan sudah tersebar di media jejaring Whattsapp, terang Saidil Maulana ST ungkapnya

Dikatakan Saidil, bahwa yang menjadi pertimbangan dilakukan aksi tersebut, Derasnya penolakan dari masyarakat Nelayan pulau Bangka atas aktivitas penambangan laut yang dilakukan PT. Timah dan mitranya, keterlibatan oknum-oknum panitia KIP dan premanisme yang memicu konflik dan perpecahan di masyarakat, dalam memperjuangkan lingkungan lestari dan alami. Kelalaian Polda Babel dalam menindak bawahannya, yang melakukan penambangan ilegal dipulau Bangka.

HNSI, memandang hanya Pancasila dan UUD.1945, untuk mewujudkan proklamasi 17 Agustus 1945, masyarakat yang adil dan makmur dalam wadah kesatuan RI, bagi HNSI yang telah tercantum dalam UUD, 1945 harus dicapai dengan kegiatan pembangunan di segala bidang kelautan perikanan sebagai satu kesatuan dari pembangunan Nasional, Ujar Sekretaris HNSI, Kabupaten Bangka.

Sementara itu Ketua HNSI Lukman S. Pd, menyampaikan, bahwa DPD HNSI Bangka Belitung dan DPC HNSI Bangka menginstruksikan dan menghimbau di seluruh alat kelengkapan organisasi dan tingkatan disemua bidang dan kader untuk tidak turut serta dalam aksi tersebut, kepada Nelayan pesisir tidak terprovokasi adanya aksi anti tambang yang justru akan memporak porandakan kondisi ekonomi dan keuangan di Babel, menghimbau kepada seluruh Nelayan di masing-masing rukun Nelayan untuk mengajak solidaritas dan Harmonisasi antar sesama Nelayan pesisir yang berprofesi sebagai pelaku kelautan perikanan.

Kami sampaikan juga kepada nelayan kita untuk berpikir realistis, seharusnya kita bersyukur, dengan sumber daya melimpah di pesisir pantai, mari kita kelola bersama-sama dan peruntukkan sebagai Nelayan dan yang paling terdampak atas masalah itu dan mari kita kawal nelayan kita untuk makin lebih sejahtera, Ungkap Ketua HNSI Bangka Lukman S.Pd, tutunya. (Imron)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *