SUARA SEPINTU SEDULANGSUNGAILIAT TERKINI

BUPATI BANGKA PANEN PERDANA BAWANG MERAH DI DESA LABU

MSM, Bangka – Bupati Bangka Mulkan SH MH melakukan panen perdana Bawang Merah didesa Labu kecamatan Puding Besar, Pemkab Bangka, Rabu (17/2).

Kegiatan ini merupakan Bantuan dari Dana DID tahun 2020, yang mana dana tersebut di salurkan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Bangka kepada Kelompok tani ‘Indo Tani yang berada di Desa Labu Kecamatan Puding Besar.

Salwani selaku Koordinator PPL Puding Besar mengatakan, ini merupakan hasil kerja keras dari para kelompok Tani, Indo Tani selama kurang lebih 3 bulan ini, dan rencananya target untuk setiap hektar lahan tanaman Bawang merah akan menghasilkan 10 ton Bawang merah.

“ini merupakan upaya yang telah kami lakukan bersama kelompok tani Indo Tani selama kurang lebih 3 bulan ini mulai dari persiapan lahan sampai tahap panennya, dan komitmen kami untuk setiap 1 hektar lahan tanaman Bawang Merah menghasilkan 10 ton bukan 8 ton lagi,” terang Salwani.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Eliyus Gani mengungkapkan, lahan yang dipersiapkan untuk tanaman Bawang Merah ini seluas 4 hektar, kegiatan ini tersebar di 13 kelompok tani, 13 desa dan 6 Kecamatan di Kabupaten Bangka.

“Bantuan yang diberikan berupa Benih, pupuk, mulsa, lightstreaf, obat-obatan dan Varietas Bawang Merah ini merupakan Varietas Bima Brebes berupa umbi,” ujar Eliyus Gani.

Eliyus menambahkan atas arahan dari Bupati Bangka melalui dana DID untuk merancang tanaman tahunan, dan tanaman semusim seperti Bawang Merah ini selama 60 hari bisa langsung di panen, sehingga para petani sudah mendapatkan hasil dari tanaman semusim ini sesuai Visi dan Misi Bangka Setara untuk meningkatkan perekonomian berdaya saing dan berkelanjutan.

“alhamdulilah dari hasil yang kita lihat ini secara keseluruhan total 4 hektar tanaman Bawang Merah yang belum begitu luas ini semuanya berhasil untuk di tanam di Kabupaten Bangka,” ungkap Eliyus Gani Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka.

Sedangkan itu Bupati Bangka dalam penyampaian amanatnya mengatakan, Budidaya Bawang Merah ini sangat asing bagi Masyarakat Kabupaten Bangka, dan ini merupakan awal dari terobosan dan inovasi terhadap tanaman Holtikultura Bawang Merah sebagai tanaman semusim.

“Pada saat kami melakukan kampanye saat pencalonan kemarin, kami sudah sampaikan bahwa tanaman Bawang Merah ini dapat hidup di Kabupaten Bangka,” tarang Bupati Bangka.

Lanjut Bupati untuk bantuan dari Pusat seperti dana DID ini harus dikawal dan dimanfaatkan berupa pembinaan dan pendampingan untuk para kelompok tani agar kelompok tani ini bisa meningkatkan perekonomian dan berhasil dalam membudidayakan Bawang Merah ini.

“Jadi kalau bantuan-bantuan lepas ini kita tau, kalau hari ini diberi bibit tidak pergi lagi, berhasil atau tidak, jadi selama kepemimpinan saya, saya tegaskan akan memberikan bantuan-bantuan apapun berupa pembinaan,” tutup Bupati Bangka Mulkan SH MH..( Imron )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *