PANGKALPINANG

BERJUANG MERAIH KATAGORI KLA TERBAIK,ASYRAF ; MENGUBAH POLA PERSIAPAN PENILAIAN

Pangkalpinang –MSM
DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengubah pola untuk mempersiapkan penilaian Kabupaten/kota Layak Anak (KLA) tahun ini. Adapun pola yang dijalankan, melakukan evaluasi pra penilaian. Sehingga bisa mempertahankan nilai.

Demikian disampaikan Dr. Asyraf Suryadin M.Pd Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat kegiatan Pertemuan Teknis Pra Evaluasi Kabupaten/kota Layak Anak untuk Kabupaten Belitung, di Bangka City Hotel, Senin (13/5/2024).

“Kita melakukan evaluasi pra penilaian. Data yang diinput dikoordinasikan, selanjutnya akan kita sampaikan ke bupati dan walikota. Sebab penilaian KLA bukan hanya menjadi tugas dari dinas yang menangani PPPA,” tegasnya.

Lebih jauh Asyraf menegaskan, banyak OPD terkait terlibat dengan mencakup data dan dokumen dari banyak sektor.
Contohnya, data dari Dukcapil terkait Kartu Identitas Anak (KAI). Dalam penyajian data hendaknya sesuai dengan yang diminta.

“Provinsi sudah dua kali mendapatkan provila. Sekarang kita menuju kabupaten layak anak sebagai KLA kategori tertinggi. Kita targetkan minimal Madya, jika bisa Nindya dan Utama,” harapnya.

Hal senada disampaikan Indrawadi, S.Si., MAP Sekretaris DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Menurutnya, kegiatan ini untuk melihat progres pengumpulan data. Untuk Kabupaten Belitung, tahun lalu ada kenaikan KLA dari kategori Pratama menjadi Madya.

“Sementara ini sudah ada dua kabupaten mendapatkan KLA kategori Nindya. Dua kabupaten tersebut yakni Kabupaten Bangka dan Kabupaten Bangka Tengah,” jelasnya.

Data yang sudah ada akan dibuka satu persatu. Indrawadi menambahkan, persiapan penilaian KLA bukan hanya tugas Dinas PPPA. Namun ini juga menjadi tugas dinas terkait lainnya. Seperti Bappeda dalam pelaksanaan Musrembangcam.

“Musrembangcam ini melibatkan Forum Anak. Untuk itu, data kegiatan mesti didokumentasi secara baik. Hendaknya ada notulen yang mencatat masukan dari Forum Anak,” kata Indrawadi.

Kegiatan ini bertujuan membuat lebih paham dalam penyediaan dan memasukan data. Ia menambahkan, Gugus Tugas KLA melibatkan berbagai instansi terkait. Tentunya Gugus Tugas mempunyai strategi masing-masing dalam pengumpulan dan masukan data.

“Silahkan jalankan strategi yang terbaik. Intinya mesti memahami apa yang harus dilakukan untuk mendapatkan nilai terbaik,” ungkapnya.

Kadisdukcapil Kabupaten Belitung Robert Harison, S.Sos, M.Si. menyatakan siap menyediakan data dan dokumen untuk penilaian KLA. Namun masih perlu menyesuaikan format penyajian datanya. Sebab format data di Dukcapil beda dengan yang diminta untuk penilaian KLA.

“Data kita semuanya siap. Tinggal kita menyesuaikan formatnya saja. Contohnya data agregat yang masih perlu disesuaikan. Begitu juga dengan data terkait kartu identitas anak,” tegasnya.( Sumber DP3ACSKB/Huzari/Rn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *